Bapak Vivek, kewarganegaraan India, diangkat sebagai Presiden Komisaris Perseroan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 168 tanggal 23 Januari 2025.
Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak Februari 2024. Memiliki pengalaman sebagai Executive Vice President dan Group Chief Marketing Officer di Telenor Group, menjabat sebagai CFO dan CEO di Telenor India, menjabat sebagai CEO di Grameenphone (Bangladesh), serta Chief Operating Officer dan CFO di Tata AIA Life Insurance (India). Saat ini, menjabat sebagai Group Chief Executive Officer (GCEO) and Managing Director of Axiata Group Berhad (Axiata) sejak Maret 2023, setelah sebelumnya menjabat Joint Acting GCEO sejak Juni 2022 dan Group Chief Financial Officer (GCFO) pada 2017. Disamping itu, beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT XL Axiata Tbk sejak 2017
Bapak Thomas Hundt lahir di Blankenburg/Hraz, Jerman. Warga Negara Jerman berdomisili di Malaysia, usia 45 tahun. Diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 41 tanggal 22 Juni 2022.
Beliau memiliki pengalaman luas di industri telekomunikasi diantaranya pada Siemens AG Jerman sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2007 dengan posisi terakhir sebagai Director Commercial Sales, sebagai Anggota Dewan Pengawasan Azerfon LLC Azerbaijan pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2006, sebagai Executive Project Manager dan CFO CMO North-East Finance & Control di Nokia Siemens Network GmBH & Co. KG Jerman pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2008, sebagai Anggota Dewan Penasihat di AIESEC Kamboja pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2019, sebagai Anggota Dewan Kamar Dagang Eropa (Eurocham) Kamboja sejak tahun 2011, sebagai Vice President German Business Group (ADW) Kamboja sejak tahun 2010, dan bergabung bersama Axiata Group Company sejak tahun 2014 dan menjabat pada berbagai posisi direktur, dengan posisi terakhir saat ini sebagai Group Chief Strategy & Technology Officer di Axiata Group Berhad.
Ibu Dian Siswarini lahir di Majalengka, Indonesia. Warga Negara Indonesia berdomisili di Indonesia, usia 54 tahun. Diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 41 tanggal 22 Juni 2022.
Beliau saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk sejak tahun 2015, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk pada tahun 2015 dan Group Chief of Marketing and Operation Officer Axiata Group Berhad pada tahun 2014. Beliau mengawali karir di PT XL Axiata Tbk dan memegang berbagai posisi kunci pada Department Network and Engineering, Network Services Director, dan Director/Chief Digital Services Officer sejak tahun 1996 sampai dengan tahun 2014.
Bapak Nik, kewarganegaraan Malaysia, diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 168 tanggal 23 Januari 2025.
Memiliki pengalaman dalam bidang akuntansi, keuangan, dan investasi. Menduduki jabatan strategis di beberapa perusahaan di Malaysia, diantaranya sebagai Group CFO di RHB Bank, sebagai Direktur Eksekutif di Khazanah Nasional, serta menjabat sebagai anggota Dewan di Telekom Malaysia dan Astro Malaysia Holdings Berhad. Saat ini, beliau menjabat sebagai Group Chief Financial Officer (GCFO) Axiata Group Berhad (Axiata Group) serta Komisaris PT XL Axiata Tbk.
Bapak Alexander S. Rusli lahir di Sydney, Australia. Warga Negara Indonesia berdomisili di Jakarta, usia 50 tahun. Bapak Alexander Rusli meraih gelar PhD Degree dalam Information Technology dari Curtin University of Technology. Beliau diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2020, dan diangkat kembali berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 41 tanggal 22 Juni 2022.
Bapak Alexander Rusli merupakan sosok yang kompeten, mampu menciptakan perubahan dan memiliki pengalaman serta latar belakang yang kuat di bidang teknologi. Sebelum bergabung dengan Perseroan, Bapak Alexander Rusli merupakan CEO di Indosat Oredoo pada tahun 2012 sampai dengan 2017, yang kemudian menjadikan Indosat Oredoo, operator telekomunikasi terbesar ke-2 di Indonesia dengan jumlah 100 juta pelanggan, tercatat di Bursa Efek Indonesia. Beliau juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri selama 9 tahun di Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian BUMN, Board Members di berbagai perusahaan BUMN seperti Krakatau Steel, Geodipa Energi dan PT Kertas Kraft Aceh, dan sebagai Komisaris Independen di PT Sarana Menara Nusantara Tbk (Protelindo) pada tahun 2018 sampai dengan 2019. Saat ini Beliau masih menjabat di beberapa perusahaan yaitu sebagai Komisaris Independen di PT Unilever Indonesia Tbk sejak tahun 2018, Komisaris Independen di Hermina Hospital Group sejak tahun 2018, Pendiri dari Digiasia Bios, dan Pemilik Joint Venture dengan Tempo Digital Media yang berfokus pada animasi untuk Indonesian IP characters.
Bapak Timmermans, kewarganegaraan Belanda, diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 168 tanggal 23 Januari 2025.
Memulai karirnya sebagai tenaga ahli di bidang Keuangan di Perusahaan Asuransi TVM dan menduduki berbagai posisi strategis di KPN Belanda dari tahun 1988 hingga 1997. Beliau melanjutkan karirnya dan menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bakrie Elektronik (Indonesia) dan ditunjuk sebagai Vice President, Business Control and Investor Relation PT Telkomsel, sebagai Direktur dan Chief Operating Officer dan sebagai Direktur dan Chief Strategic & Transformation Officer PT XL Axiata, dan sebagai Direktur Non-Eksekutif Celcom Axiata Berhad.